Sportify.id - Dua ganda putri Indonesia harus mengakhiri perjalanannya di turnamen Australia Open 2023 setelah kalah dari lawan-lawannya dalam laga yang berlangsung pada hari Kamis (3/8/2023).
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus menyerah dari ganda putri Thailand Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard dengan 19-21,21-23. Sementara Frbriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi kalah dari ganda putri Jepang Rena Miyaura/AyakoSakuramoto 17-21,11-21.
Laga antara Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti melawan Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard berlangsung ketat dari awal laga dengan perolehan poin sama 4-4 namun ganda putri Indonesia berhasil unggul setelah itu dengan 10-6.
Ganda putri Thailand sempat mendekatkan poin menjadi 10-9 namun di interval pertama sebuah drive dari Apriyani Rahayu gagal dikembalikan oleh Banyapa Aimsaard sehingga membuat ganda putri Indonesia unggul 11-9, setelah interval Apriyani Rahayu/Siti Fadia sempat unggul 15-13 namun berhasil disamakan poinnya oleh Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard 16-16.
Pengembalian Apriyani Rahayu keluar lapangan membuat ganda putri Thailand meraih game point 18-20 dan sebuah smash keras dari Siti Fadia ternyata tipis keluar lapangan pertandingan membuat kemenangan untuk Thailand 19-21.
Gim kedua permainan cepat dibarengi rally-rally diantara dua pasangan ini kembali terjadi dan angka ketat mewarnai awal laga dengan poin sama kuat 4-4 dan 7-7.
Ganda putri Indonesia sempat unggul atas ganda putri Thailan 10-8 namun kembali bisa disamakan menjadi 10-10, sebuah sambaran didepan net dari Siti Fadia atas pengembalian yang tanggung dari Benyapa Aimsaard membuat keunggulan untu pasangan Indonesia di interval gin kedua 11-10.
Setelah interval giliran pasangan Thailand yang berhasil unggul dengan 12-15 namun pertandingan makin seru ketika lima poin beruntun diraih oleh Apriyani Rahayu/Siti Fadia membuatnya kembali unggul 17-15.
Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard kembali bangkit dengan berhasil menyamakan kedudukan 17-17, Apriyani Rahayu/Siti Fadia sebenarnya mendapat game poin ketika pengembalian dari Nuntakarn Aimsaard keluar 20-18 tapi pasangan Indonesia gagal menyelesaikan pertandingan dua poin beruntun didapat ganda putri Thailand dari smash-smash kerasnya yang membuat kedudukan imbang 20-20 dan setelah duakali deuce akhirnya sebuah pukulan dari Nuntakarn Aimsard ketempat yang kosong membuat laga berakhir untuk kemenangan pasangan Thailand 21-23.
Usai pertandingan Apriyani Rahayu menyesalkan hasil akhir padahal dari awal pertandingan selalu unggul poin namun saat menjelang akhir justru berhasil diambil lawan.
“Ya harus diakui, kami akhirnya kalah. Padahal dari awal bisa terus memimpin dalam perolehan poin. Namun justru di poin-poin tua, kami malah kurang bisa tampil konsisten dalam menjaga keunggulan poin. Bola-bola yang sebenarnya gampang, malah tidak bisa kami matikan. Karena lawan yang sebelumnya ketinggalan poin, malah bisa menyusul. Permainannya jadi makin berkembang. Lawan juga jadi tambah percaya diri,” jelas Apriyani Rahayu.
Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi kalah dari ganda putri Jepang
Hasil yang sama juga terjadi saat ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi yang harus mengakui keunggulan ganda putri Jepang Rena Miyaura/AyakoSakuramoto.
Poin pertama berhasil diraih ganda putri Indonesia digim pertama sampai kemudian poin imbang 3-3, ganda putri Jepang sempat unggul 3-6 namun kembali berhasil disamakan menjadi 6-6.
Permainan menyerang yang ditunjukkab oleh Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi membuatnya unggul diinterval gimpertama 11-7.
Setelah interval, Rena Miyaura/Ayako Sakuramoto bangkit dan bisa menyamakan kedudukan 12-12 bahkan berhasil unggul 13-16.
Laga makin seru saat ganda putri Indonesia kembali berhasil membuat poin imbang 16-16 namun disaat kritis justru ganda putri Jepang berhasil mendominasi permainan dengan meraih poin beruntun untuk menutup gim pertama dengan kemanangan 17-21.
Kemenangan gim pertama seolah meningkatkan kepercayaan diri dari ganda putri Jepang Rena Miyaura/AyakoSakuramoto dengan tidak memberi ruang bagi pasangan Indonesia untuk berkembang permainannya.
Sampai interval gim kedua Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi tertinggal poin dari lawannya 1-11. Setelah interval ganda putri Indonesia mencoba untuk bangkit dengan meraih poin tapi jarak poin masih terlalu jauh 6-16.
Ganda putri jepang tidak membiarkan lawannya meraih poin dan dua poiin beruntun dibuat oleh Rena Miyaura/Ayako Sakuramoto membuat matchpoin 10-20.
Dan sebuah sambaran dari Ayako Sakuramoto gagal dikembalikan oleh pasangan Indonesia membuat laga berakhir untuk kemenangan ganda putri Jepang 11-21.
Dengan hasil ini maka ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi terhenti langkahnya di babak 16 besar Australia Open 2023.