Ganda capuran Indonesia Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuela Widjaja berhasil melangkah ke babak kedua kejuaraan dunia GWF 2023 (foto:PBSI)

Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuela Widjaja Lolos ke Babak Kedua Kejuaraan Dunia BWF 2023 Usia Kalahkan Ganda Campuran Jepang

Sportify.id - Pasangan ganda campuran Indonesia Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuela Widjaja berhasil melangkah ke babak kedua kejuaraan dunia GWF 2023 usai mengalahkan ganda campuran Jepang Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo 21-14,21-12 dalam laga yang berlangsung di Royal Arena, Kopenhagen, Denmark, Senin (21/8/2023).

Gim pertama, ganda campuran Indonesia memulai pertandingan dengan baik walau awalnya kedudukan sama kuat 2-2 namun perlahan unggul poin atas ganda campuran Jepang 7-3.

Yuki Kaneko melakukan serve yang langsung disambar oleh Dejan Ferdinansyah, Misaki Matsutomo berusaha mengembalikan shuttlecock namun tertahan di net sehingga interval gim pertama ganda campuran Indonesia unggul 11-6.

Setelah interval, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuela Widjaja masih memimpin namun ganda campuran Jepang mengimbangi permainan cepat dari pasangan Indonesia yang sempat unggul 13-10.

Rally panjang terjadi diantara kedua pasangan ini tapi Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo berhasil mendekatkan poin saat pengembalian dari Gloria Emanueka Widjaja tertahan di net 14-13.

Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuela Widjaja berhasil meraih lima poin beruntun dari permaiann rally-rally panjang dan juga smash-smashnya membuat unggul atas Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo 19-13. Serve dari Dejan Ferdinansyah gagal dikembalikan oleh Misaki Matsutomo membuat gim pertama untuk keunggulan ganda campuran Indonesia 21-14.

Gim kedua, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuela Widjaja langsung tampil menekan dan langsug meraih lima poin beruntun untuk unggul 5-0 atas Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo.

Tapi perlawanan diberikan oeh pasangan Jepang ini untuk mendekatkan poin, sebuah pukulan lemah dari Gloria Emanuela Widjaja tertahan dinet membuat kedudukan 7-4.

Tidak ingin lawan berkembang, pasangan Indonesia terus mendominasi permainan dan sebuah smash keras dari Dejan Ferdinansyah gagal dikembalikan oleh Misaki Matsutomo membuat interval gim kedua ganda campuran Indonesia unggul 11-4.

Setelah interval Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuella Widjaja terus menduang poin atas  Yuki Kaneko/Misaki Matsutomo dan unggul 16-6.

Kerjasama dan komunikasi yang baik dilapangan membuat Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuea Widjaja mampu mendominasi permainan dan keluar dari tekanan lawannya dan unggul 19-10.

Laga akhirnya berakhir untuk kemenangan ganda campuran Indonesia saat jump smash keras dari Dejan Ferdinansyah tidak mampu dikembalikan dengan baik oleh Yuki Kaneko sehingga shuttlecock keluar dan kedudukan akhir 21-12.

Usai pertandingan, Gloria Emanuelle Widjaja mengakui apa yang ditampilkan bersama Dejan sudah sesuai harapan dan tidak memberikan ruang bagi lawan untuk bisa mengembangkan permainan.

“Puji Tuhan, kami bisa bermain sesuai harapan. Hasil ini juga sesuai dengan ekspektasi kami dengan maju ke babak kedua. Tadi kami bermain baik dan menang dua gim langsung, berbeda dengan rubber game dalam dua pertemuan sebelumnya. Pola mainnya sudah bagus. Saya bisa bermain baik dan bertugas di bagian depan untuk memancing dan memotong bola depan. Pada gim kedua, kami tekan terus lawan agar tidak berkembang permainannya,” jelas Gloria Emanuela Widjaja.

“Alhamdulillah kami bisa main baik dan maju ke babak kedua. Tadi, kami bermain sesuai instruksi pelatih. Kami bisa bermain sesuai yang diharapkan dan hasilnya juga lancar,” kata Dejan Ferdinansyah.

Di babak kedua nanti Gloria Emanuela Widjaja dan Dejan Ferdinansyah akan bertemu dengan ganda campuran Belanda Robin Tabeling/Selena Piek.

Menghadapi ganda campuran Belanda ini baik Gloria Emanuela Widjaja dan Dejan Ferdinansyah berharap bisa mengulang kemenangan pada laga sebelumnya.

“Untuk.menghadapi pasangan Belanda di babak kedua, Memang, kami pernah menang di Malaysia Open 2023. Jadi ada nilai plus. Cuma, kami jangan sampai lengah,” kata Gloria Emanuella Widjaja..

“Untuk besok lawan Tabeling/Piek asal Belanda, kami sebelumnya pernah bertemu dan menang. Kami pasti sudah tahu bagaimana kebiasaan lawan. Kami juga akan berdikusi dengan partner dan pelatih lebih dulu untuk melawan mereka di babak kedua. Bagaimana besok kami akan bermain di lapangan, akan kami diskusikan dahulu. Cuma, kami memiliki nilai plus, dengan kemenangan itu,” tegas Dejan Ferdinansyah.

    Terbaru

    Terkait