Langkah pebulutangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung terhenti di babak 32 besar turnamen Kapal Api Group Indonesia Open 2023, setalah dalam laga yang dimainkan di Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Selasa (13/6/2023) menyerah daritunggal putri India, Pusarla V. Sindhu dengan skor 19-21, 15-21.
Gregoria Mariska Tunjung dalam laga kali ini harus mengakui keunggulan peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 hanya dalam waktu 38 menit, padahal dalam dua pertemuan sebelumnya Gregoria Mariska Tunjung tunggal putri rangking sembilan dunia itu berhasil mengalahkan Pusarla V Shindu.
Gregoria Mariska Tunjung merasa penampilannya tidak eperti yang diharapkan, selain itu lawan seperti punya motivasi kuat untuk mengalahkannya setelah sebelumnya selalu kalah.
"Hari ini penampilan saya tidak seusai dengan yang saya harapkan. Saya merasa bahwa apa yang saya punya tidak cukup untuk bisa dikeluarkan, dengan dua kekalahan kemarin, saya melihat Sindhu termotivasi untuk bisa mengalahkan saya. Bisa dikatakan permainan saya di laga ini tidak bisa keluar," kata Gregoria
Sementara sang lawan Pusarla Sindhu menilai penampilan Gregoria Mariska Tunjung telah memberikan perlawanan maksimal dan setiap turnamen Gregoria menurut Pusarla Sindhu selalu menampilkan grafik yang meningkat.
"Dia melakukan improve yang sangat baik. Saya melihat dia bisa bersaing dengan pebulutangkis lainnya. Untuk saya, setiap pertandingan kadang menang, kadang kalah. Sebisa mungkin pada setiap turnamen yang saya ikuti memberikan yang terbaik," ujar Sindhu.
Dengan hasil ini, Sindhu lolos ke babak 16 besar turnamen BWF Super 1000 tersebut. Pada babak kedua, wanita bertinggi badan 179 cm itu akan berhadapan dengan wakil Chinese Taipei, Tai Tzu Ying yang pada laga sebelumnya menang melawan tunggal putri China, Han Yue dengan skor 21-15, 21-17.