Sportify.id - Partai semifinal ganda putra Hongkong Open 2023 menampilkan Leo Rolly Carnando/Danile Marthin dan Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan.
Hasil berbeda di raih dua ganda Indonesia yaitu Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil menang atas ganda putra Chinese Taipei Lee yang/Wang Chi-Lin dengan 13-21,21-8 dan 21-13, sementara Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan harus mengakui keunggulan ganda putra Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen 22-24,21-19, 11-21.
Bertanding di Hong Kong Coliseum, Sabtu (16/9/2023) ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando berhasil melangkah ke final setelah menundukkan ganda putra Chinese Taipei Lee yang/Wang Chi Lin.
Gim pertama ganda putra Indonesia unggul lebih dahulu dengan skor 6-2, tapi Lee Yang/Wang Chi Lin berhasil mengejar poin unutk membuat kedudukan imbang 6-6.
Dua kali poin imbang 8-8 dan 9-9 tapi interval gim pertama menjadi milik ganda putra Chinese Taipei yang berhasil meraih poin saat berhasil mengembalikan smash keras Daniel Marthin yang tidak bisa diantisippasi ganda putra Indonesia sehingga shuttlecock jatuh di tempat yang kosong yang membuat skor untuk keunggulan pemain Chinese Taipei 9-11.
Setelah interval, pemain Chinese Taipei tampil dengan pertahanan yang baik karena berkali-kali ganda putra Indonesia tampil menekan tapi selalu berhasil dikembalikan bahkan berbuah poin untuk Lee Yang/Wang Chi Lin yang unggul atas pemain Indonesiaq 11-18.
Gim pertama berakhir untuk kemenangan pemain Chinese Taipei 13-21 setelah upaya menyambut shuttlecock di depan net gagal dikembalikan dengan baik oleh Leo Rolly Carnando.
Gim kedua menjadi kebangkitan ganda putra Indonesia dengan tampil dominan unggu di awal laga dengan 6-2. Keuntungan didapat oleh Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin setelah tiga kali pengembalian shuttlecock dari Lee Yang/Wang Chi-Lin keluqar membuatinterval gim kedua ganda putra Indonesia unggul 11-4.
Setelah interval Leo Rolly Carnando terus mendominasi permainan serangan-serangan ganda putra Indonesia selalu berbuah poin sementara serangan dari ganda putra Chinese Taipei selalu bisa diantisipasi sehingga keunggulan 18-6. Gim kedua berhasil dituntaskan oleh ganda putra Indonesia usai ganda putra Chinese Taipei gagal mengembalikan shuttlecock dan skor menjadi 21-8.
Gim ketiga yang menjadi penentuan siapa yang akan menjadi pemenang, ganda putra Indonesia langsung tampil menekan untuk unggul diawal laga dengan 6-2. Lee Yang/Wang Chi-Lin berusaha bangkit dengan beberapa kali merepotkan ganda putra Indonesia dan berhasil mendekatkan poin menjadi 7-5.
Serangabn kembali dilancarkan oleh Leo Rolly Carando/Daniel Marthin yang terus bergantian menekan pemain Chinese Taipei sehingga bisa unggul di interval gim ketiga dengan 11-6.
Setelah interval dan berpindah tempat eo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil dengan serangan dan pertahanan yang baik sehingga mampu meraih poin beruntun untuk unggu 16-7.
Ganda putra Chinese Taipei beberapa kai gagal menyebrangkan shuttlecock dan pengembalian yaqng keluar memberi keuntungan bagi ganda putra Indonesia yang unggul sekaligus matchpoin 20-13.
Empat kali smash keras yang dilontarkan oleh Leo Rolly Carnando yang mengarah kedua pemain Chinese Taipei ini menjadi akhir dari pertandingan 21-13.
Usai pertandingan Daniel Marthin dan Leo Rolly Carnando bersyukur bisa melewati semifinal dengan baik dan akan terus memberikan yang terbaik untuk Indonesia termasuk dalam laga final Hongkong Open 2023 menghadapi ganda putra Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.
Ganda putra Indonesia Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal menciptakan All Indonesia Final setelah dalam aga yang berlangsung di Hong Kong Coliseum, Sabtu (16/9/2023) gagal menang dari ganda putra Denmark. Pertarungan semifinal antara The Daddies dengan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen berjalan ketat dan berlangsung dengan rubber gim 22-24,21-19, 11-21.
Gim pertama pettandingan berlangsung ketat sejak awal dari skor imbang 3-3, 5-5 dan 7-7 dan 3 poin diraih secara beruntun oleh ganda putra Denmark untuk unggul 8-11.
Setelah interval, Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil mengejar poin dari lawan smash keras Hendra Setiawan gagal dikembalikan oleh Kim Astrup yang membuat kedudukan sama 12-12.
Kedudukan kembali imbang di poin 15-15 dan 17-17 setelah itu dua poin di raih oleh ganda Indonesia dengan 19-17. Pertandingan makin menegangkan saat ganda Denmark juga meraih dua poin untuk membuat kedudukan kembali imbang 19-19.
Laga harus diselesaikan dengan deuce 2 saat kedudukan imbang lagi 20-20, smash keras dari Hendra Setiawan berhasi dikembalikan tapi smash kedua dari Muhammad Ahsan berhasil masuk dan menambah poin menjadi 21-20 gim poin untuk pasangan Indonesia.
Keadaan berbalik saat Kim Astrup dan Anders Skaarup Rasmussen berkali kali melakukan smash keras yang akhirnya berhasil membuat poin untuk membuat kedudjkan kembali imbang 21-21.
Dua kali gimpoin untuk Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan akhirnya gagal meraih kemenangan dan berbalik untuk ganda putra Denmark yang berhasil meraih dua poin kemenangan 22-24.
gim kedua kembali poin ikbang 5-5 sebelum akhirnya ganda puyta Indonesia unggul 10-8 lewat smash keras Muhammad Ahsan. tapi interval gim kedua jadi milik pasangan Denmark yang berhasil meraih 3 poin untuk membuat mereka unggul 10-11.
Setelah interval pertandingan terus berjalan ketat dan tensi tinggi dengan kedua pasangan saling serang dan saling bertahan untuk menjaga poin, sebuah dropshot dari Hendra Setiawan membuat kedudukan menjadi imbang 14-14.
Dua kai kedudukan imbang terjadi lagi setelah ganda putra Indonesia unggul 16-14 kemudian disamakan menjadi 16-16 dan ganda putra Denmark kembali bisa menyemakan setelah kembali tertinggal 18-16 menjadi 18-18 setelah pengembalian dari pemain Indonesia tertahan di net.
Gim kedua akahirnya dimenangkan oleh Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan setelah dua kali pengembalian dari Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen tertahan di net dan keluar mebuat skor 21-19.
Gim ketiga menjadi antiklimaks bagi ganda putra Indonesia, sempat skor imbang 4-4 tapi kemudian kendali permainan berusaha diraih oleh ganda pura Denmark yang berhasil unggul 8-6.
Permainan cepat dilakukan oleh ganda putra Malaysia dan melalui smash keras dari Kim Astrup gagal dikembalikan dengan baik oleh Hendra Setiawan membuat skor di interval gim ketiga menjadi 8-11.
Setelah berpindah tempat ganda putra Denmark langsung unggul 10-15 atas ganda putra Indonesia. Beberapa kali pengembalian shuttlecock dari pemain Indonesia tertahan di net dan juga keluar membuat keunggulan terus didapat pemain Denmark sampai matchpoin 20-10.
Ganda putra Indonesia semoat mendapat satu poin saat smash dari Kim Astrup gagal skor menjadi 11-20 tapi setelah itu Samash keras dari Anders Skaarup Rasmussen menuntaskan gim ketiga dengan skor 11-21.
Dengan kekalahan ini maka Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal menciptakan All Indonesia Final dan harus merelakan tempat di final untuk Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen yang di final akan menghadapi ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Damniel Marthin.