Jonatan Christie tersingkir dari Australia Open setelah kalah dari pemain Malaysia Ng Tze Yong (foto:PBSI)

Jonatan Christie dan Shesar Hiren Rhustavito Terhenti Langkahnya di !6 Besar Australia Open 2023

Sportify.id - Dua tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie dan Shesar Hiren Rhustavito gagal melangkah ke perempatfinal setelah dikalahkan lawan-lawannya dalam babak 16 besar Australia Open 2023.

Jonatan Christie dikalahkan tunggal putra Malaysia Ng Tze Yong 20-22,15-21 dalam laga yang berlangsung di Quay Centre, Sydney Olympic Park, Sydney, Kamis (3/8/2023).

Sementara Shesar Hiren Rhustavito harus mengakui keunggulan lawannya Weng Hong Yang dari China dalam pertandingan tiga gim 21-16, 10-21 dan 9-21.

Jonatan Christie kalah dalam pertandingan melawan Ng Tze Yong, pertandingan ketat terjadi di gim pertama. Jonatan Christie tertinggal di awal laga dari ng Tze yong 2-4 namun bisa disamakan 4-4 tapi kembali tunggal putra Malaysia kembali unggul 6-9.

Jonatan Christie bangkit dan bisa meraih poin untuk menyamakan kedudukan menjadi 10-10 dan smash keras dari Jonatan Christie tidak mampu dikembalikan oleh Ng Tze Yong memuatnya unggul 11-10 di interval gim pertama.

Dominasi terus ditunjukkan oleh Jonatan Christie setelah interval dengan mengungguli Ng Tze Yong 17-12. Perlahan pemain muda Malaysia ini bisa mengimbangi permainan Jonatan Christie dan berhasil menyamakan poin menjadi 18-18.

Jonatan Christie sempat meraih gamepoin terlebih dahulu 20-19 tapi bisa disamakan ole Ng Tze Yong menjadi 20-20 lewat pengembalian shuttlecock yang kelar dari Jonatan Christie, dan poin ini menjadi momentum tunggal putra Malaysia meraih kemenangan dengan dua poin beruntunnya yang diakhiri sash keras membuat kedudukan menjadi 20-22.

Gim kedua, Ng Tze Yong sudah unggul 2-7 namun perlahan Jonatan Christie mencoba mengejar poin menjadi 8-10 sebuah smash keras dari Ng Tze Yong gagal dikembalikan oleh Jonatan Christie dan interval gim kedua tunggal putra Indonesia tertinggal 8-11.

Ng Tze Yong bermain lebih baik digim kedua ini dari Jonatan Christie bebarapa kali smash nya berhasil membuat poin sementara sebuah smash dari Jonatan Christie tertahan di net membuat kedudukan 11-18.

Laga berakhir setelah pengembalian dari Jonatan Christie keluar lapangan membuat kedudukan akhir 15-21.

Seusai pertandingan Jonatan Christie menyatakan kalau hasil ini mengecewakan tapi harus dapat bangkit untuk turnamen selanjutnya.

“Hasil pertandingan lawan Ng Tze Yong ini tak sesuai ekspektasi saya. Ada beberapa hal harus diperbaiki, meski tidak perlu saya katakan. Ini untuk bekal menghadapi Kejuaraan Dunia nanti.  Saya tentu kecewa karena harusnya dapat melangkah lebih lanjut di turnamen ini agar bisa mendapat poin agar rangking dunianya bisa naik,” kata Jonatan Christie.

Sementara Shesar Hiren Rhustavito juga mengalami hal yang sama dengan Jonatan Christie, gagal ke perempatfinal karena kalah dari tunggal putra China Weng Hong Yang. Sempat unggul digim pertama dengan 21-16 namun di gim kedua dan ketiga Shesar Hiren Rhustavito harus menyerah dengan margin poin yang jauh 10-21 dan 9-21.

Gim pertama memang menjadi milik Shesar Hiren Rhustavito dengan mampu memberikan permainan yang efektif dan akhirnya mengalahkan Weng Hong Yang dengan 21-16.

Momentum kebangkitan dari tunggal putra China terjadi saat bisa meraih poin yang jauh, setelah sebelumnya tunggal putra Indonesia unggul 3-0 di awal lalu bisa disamakan 5-5 dan menutup interval dengan keunggulan 8-11.

Setelah interval dominasi Weng Hong Yang tidak tertahan dan mendominasi permainan dengan mengunci kemenangan 10-21.

Gim ketiga sepertinya sudah menjadi milik Weng Hong Yang yang tampil percaya diri dan langsung unggul jauh 1-10. Keunggulan terus dijaga sampai kedua pemain berpindah tempat keunggulan terus dijaga pemain China 8-20.

Laga akhirnya menjadi milik pemain China yang menutup laga dengan poin 9-21.

Shesar Hiren Rhustavito menyatakan puncak dari kebangkita lawan ada di pertengan gim kedua.

“Performa saya di gim pertama lumayan baik. Saya bisa mengeluarkan pola permainan agar tidak diserang lawan. Serangan lawan bisa saya batasi. Antisipasinya bisa cepat dan saya juga bisa menyerang. Sampai pertengahan gim kedua, saya masih bisa mengimbangi lawan. Tetapi setelah itu, saya jadi gampang memberi peluang lawan bisa menyerang. Bahkan sampai gim ketiga, saya belum juga menemukan cara untuk meredam serangan lawan,” jelas Shesar Hiren Rhustavito.

Selain lawan tampil lebih baik Shesar Hiren Rhustavito menegaskan kondisinya yang belum pulih membuat stamina menjadi cepat habis.

“Setelah cedera betis, kondisi saya memang belum pulih total. Staminanya belum cukup untuk bertanding dengan intensitas cepat dan panjang. Tadi setelah interval gim kedua, bisa dibilang tenaga saya habis dan tidak kuat,” kata Shesar Hiren Rhustavito.

Dengan tersingkirnya Jonatan Christie dan Shesar Hiren Rhustavito, kini tunggal putra Indonesia tinggal berharap dari Anthony Sinisuka Ginting yang masih melaju ke perempatfinal Australia Open 2023 setelah menumbangkan wakil dari India Kiran George.

    Terbaru

    Terkait