Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti kalah dari pasangan tuan rumah Yuta Watanabe/Arisa Higashino (foto:PBSI)

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti kalah dari Pasangan Tuan Rumah Yuta Watanabe/Arisa Higasihino

Sportify.id -Ganda Campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal meraih hasil positif setelah dibabak awal Japan Open 2023 kalah dari ganda campuran tuan rumah Yuta Watanabe/Arisa Higasihino dua gim langsung 13-21,8-21.

Gim pertama terjadi poin sama di awal laga dengan 3-3 setelah itu Praveen Jordan/Melati daeva Oktavianti meraih 5 poin beruntun untuk unggul sementara atas pasangan tuan rumah 8-3.

Interval gim pertama ditutup dengan pegembalian dari Arisa Higashino yang membuat poin untuk keunggulan ganda campuran Indonesia 11-7.

Setelah interval, ganda campuran Jepang tampil menekan dan mendominasi permainan sehingga mampu mengejar poin dari ganda campuran Indonesia yang sempat unggul 13-11 kemudian disamakan melalui sambaran dari  Arisa Higashino atas pengembalian tanggung dari Praveen Jordan yang membuat skor imbang 13-13.

Yuta Watanabe/Arisa Higashino tampil menggila dengan terus mendominasi permainan dan tidak memberi ruang bagi Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti untuk keluar dari tekanan.

Delapan poin beruntun didapat oleh pasangan jepang ini ditutup oleh permaianan cepat dari Arisa Hogashino yang menyambar pengembalian tanggung diatas net yang membuat mereka unggul 13-21.

Gim kedua dominasi Yuta Watanabe/Arisa Higashino terus berlanjut dengan tidak memberi ruang bagi pasangan Indonesia untuk mengembangkan permainannya interval gim kedua pasangan tuan rumah unggul 5-11.

Setelah interval poin terus diraih oleh Yuta Watanabe/Arisa Higashino sementara Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berusaha maksimal namun tidak bisa melapaskan diri dari tekanan lawan sehingga keunggulan 6-19.

Laga akhirnya dimenangkan oleh ganda campuran Jepang setelah serve dari Melati Daeva Oktavianti tidak melewati batas permainan sehingga poin kemenangan 8-21.

Praveen Jordan mengakui kalau lawannya lebih unggul dalam laga tadi.

“Kami tadi masih mengingat-ingat bagaimana cara dan pola untuk melawan mereka. Kami sudah lama tidak bertemu dan kami akui lawan lebih unggul. Kondisi lapangan normal saja, tidak ada masalah,” jelas Praveen Jordan.

Sementara Melati Daeva Oktavianti mengaku kalau di gim pertama bisa mengendalikan permainan namun mereka bisa menemukan ritme permainannya.

“Sebenarnya di awal gim pertama kami sudah bisa memegang kendali permainan. Kami unggul beberapa poin tapi Yuta/Arisa cepat menemukan ritme permainannya. Dari situ kami susah keluar dari tekanan. Servis mereka bagus, tadi saya merasa bolanya agak berhenti jadi sulit untuk mengembalikannya,” ungkap Melati Daeva Oktavianti.

Dengan hasil ini maka Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal meraih hasil maksimal di turnamen BWF World Tour Super 750, seperti juga ganda campuran lainnya Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati yang harus mengakui keunggulan ganda campuran Hongkong Tang Chun Man/Tse Ying Suet dengan dua gim 15-21 dan 14-21.

    Terbaru

    Terkait