Tunggal putra Indonesia Chico Aura Dwi Wardoyo menghadapi andalan tuan rumah Kunlavut Vitidsarn dalam babak 16 besar Thailand Open yag berlangsung di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Kamis (1/6/2023).
Sempat unggul di gim pertama 21-16 namun akhirnya Chico Aura Dwi Wardoyo menyerah setelah di dua gim tersisa Kunlavut Vitidsarn yang merupakan unggulan kedua menuntaskan pertandingan dengan 10-21 dan 20-22.
Pertandingan di nomor tunggal putra antara Chico Aura Dwi Wardoyo menghadapi Kunlavut Vitidsarn berlangsung a lot dan harus diselesaikan dengan rubber gim.
Pada gim pertama, Chico Aura Dwi Wardoyo mendapat tekanan dari Kunlavut Vitidsarn yang unggul di awal gim dengan unggul 8-11 di interval gim pertama. Seusai interval Chico mulai menguasai permainan dan tampil taktis sehingga bisa berbalik unggul 16-13.
Sebuah sambaran di depan net oleh Chico dari pengembalian yang tanggung Kunlavut menutup gim pertama untuk keunggulan Chico Aura Dwi Wardoyo 21-16.
Gim kedua menjadi pembalasan dari pemain tuan rumah yang berhasil mendikte Chico Aura Dwi Wardoyo sehingga tertinggal dalam pengumpulan poin 7-11 sampai interval gim kedua. Selepas interval Kunlavut Vitidsarn tidak memberikan ruang bagi Chico Aura Dwi Wardoyo untuk mengejar poin, dan jarak poin semakin jauh 10-20.
Laga dimenangkan oleh Kunlavut saat pengembalian Chico tidak bisa melewat net dan laga berakhir 10-21 dan harus dimainkan gim ke tiga.
Gim ketiga menjadi menarik karena kedua pemain terus saling tekan dan saling kejar poin. Dari 4-4, 7-7 dan kemudian 9-9. Interval gim ketiga menjadi milik Chico Aura Dwi Wardoyo saat smash kerasnya tidak bisa di kembalikan oleh Kunlavut Vitidsarn 11-10.
Selepas interval angka ketat terus terjadi diantara kedua pemain dengan kedudukan imbang 14-14, Chico Aura Dwi Wardoyo sempat memimpin 17-15 namun kemudian disamakan 17-17,18-18.
Chico sempat mendapat gim poin di angka 20-18 namun berhasil disamakan oleh Kunlavut 20-20 dan memaksa deuce dan seolah mendapat kekuata baru Kunlavut Vitidsarn mendapat kemenangan dari dua kali pengembalian Chico Aura Dwi Wardoyo yang melebar. 20-21.
Dengan kekalahan ini maka Chico Aura Dwi Wardoyo terhenti dan tidak bisa melanjutkan perjalanannya ke babak perempatfinal.
Ganda Putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich YocheYacob Rambitan Gagal ke Perempatfinal
Kegagalan melangkah ke perempat final juga dialami ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich YocheYacob Rambitan yang harus mengakui keunggulan pasangan ganda putra China Ren Xiang Yu/Tan Qiang dengan rubber gim 21-16, 7-21 dan 21-23.
Pertandingan babak 16 besar ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich YocheYacob Rambitan menghadapi Ren Xiang Yu/Tan Qiang menjadi milik ganda putra Indonesia di gim pertama dengan menang 21-16.
Gim kedua menjadi anti klimks ketika pasangan ganda putra Indonesia dipasa menyerah dengan angka telak 7-21.
Gim ketiga menjadi penentuan terjadi pertandingan yang ketat, ganda putra Indonesia sempat unggul di interval gim ketiga dengan 11-6 bahkan selepas interval unggul 12-6 dan kemudian 14-7 namun perlahan pasangan ganda putra China berhasil menyamakan kedudukan 15-15.
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich YocheYacob Rambitan sempat mengungguli poin Ren Xiang Yu/Tan Qiang 18-16 namun kemudian di samakan menjadi 18-18, 19-19 dan 20-20.
Saat deuce ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich YocheYacob Rambitan semoat gim poin 21-20 namun kemudian pasangan ganda putra China Ren Xiang Yu/Tan Qiang berhasil menyemakan kedudukan 21-21 dan kemudian memperoleh dua poin untuk menutup laga dengan kemenangan pasangan ganda putra China 21-23.