Jakarta - Tunggal putra Indonesia, Syabda Perkasa Belawa, membidik gelar juara pada ajang Indonesia International Series 2022 di Yogyakarta.
Ini sejalan dengan ambisinya menembus 100 besar dunia.
Syabda mengatakan, fokus utamanya di sisa tahun ini adalah memperbaiki posisi di ranking dunia. Gelar juara di Yogyakarta bisa mempermulus tujuan itu.
Persiapan pun sudah matang mengingat waktu panjang yang tersedia. "Pastinya ingin juara di sini," kata Syabda, seperti dilansir situs resmi PBSI.
"Saya ingin poin maksimal karena fokus utama saya di sisa tahun ini adalah memperbaiki posisi di rangking dunia. Targetnya menembus 100 besar dunia," lanjutnya.
Meski demikian, dia mengakui persaingan akan sangat ketat, khsuusnya di tunggal putra.
Selain menghadapi rival dari rekan sesama pelatnas, ada juga pemain non pelatnas yang jadi ancaman.
"Semua pemain mempunyai kans yang sama dan persaingan akan berlangsung ketat. Lawan yang berat bukan hanya dari rekan sesama pelatnas yang sudah saling mengetahui cela permainan masing-masing, kekurangan dan kelebihan masing-masing," tuturnya.
"Ada juga dari beberapa senior yang sudah tidak di pelatnas seperti Panji (Ahmad Maulana) dan Krishna (Adi Nugraha)," ia menambahkan.
Tak hanya pemain lokal, atlet dari luar negeri juga jadi pantauan Syabda. Dia mengatakan, wakil Taiwan memiliki kualitas yang bagus.
"Beberapa negara lain juga bagus-bagus. Jadi memang semua harus diwaspadai dan harus siap di lapangan," pungkasnya.