Sportify.id - Perjalanan Como di Liga Champions 2026/2027 semakin menarik perhatian setelah mereka mencatatkan kemenangan luar biasa atas Lens. Klub asuhan Cesc Fabregas tersebut berhasil menang 9-1 dalam pertandingan matchday keempat fase liga yang berlangsung di Prancis, Kamis (5/11) dini hari WIB.
Hasil tersebut bukan hanya memberikan tambahan tiga poin bagi Como, tetapi juga memperlihatkan kekuatan lini serang mereka ketika menghadapi lawan yang kesulitan mengantisipasi perubahan tempo permainan.
Como tampil agresif sejak awal pertandingan. Mereka mampu membangun serangan melalui kombinasi umpan pendek dan pergerakan pemain yang efektif dalam memanfaatkan ruang di pertahanan Lens.
Tasos Douvikas menjadi salah satu pemain paling menonjol setelah mencetak tiga gol. Selain itu, Nico Paz, Lucas Da Cunha, Marc-Oliver Kempf, Mattia Liberali, Martin Baturina, dan Matteo Papaccioli juga ikut menyumbangkan gol.
Menariknya, kemenangan tersebut tidak hanya lahir dari ketajaman satu pemain. Sebanyak tujuh pemain Como terlibat langsung dalam pesta gol yang menunjukkan meratanya ancaman dari berbagai sektor permainan.
Como mencetak tiga gol pada babak pertama sebelum menambah enam gol setelah turun minum. Lens sempat berusaha memberikan perlawanan, tetapi kesulitan menghentikan serangan bertubi-tubi yang dibangun tim tamu. Ruben Aguilar menjadi satu-satunya pencetak gol bagi Lens dalam pertandingan tersebut.
Keberhasilan mencetak sembilan gol sekaligus menyamai rekor kemenangan terbesar berdasarkan selisih gol dalam sejarah Liga Champions. Como juga mengikuti jejak Bayern Munchen sebagai klub yang mampu mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan kompetisi tersebut.
Hasil ini membawa Como semakin diperhitungkan dalam persaingan fase liga. Mereka juga berhasil memperlihatkan bahwa status sebagai pendatang baru bukan alasan untuk tampil inferior ketika menghadapi klub-klub berpengalaman di Eropa.
Meski demikian, Fabregas tetap harus memastikan anak asuhnya tidak terlena dengan kemenangan besar tersebut. Konsistensi permainan, kedalaman skuad, dan kemampuan menghadapi tekanan akan menjadi faktor penting dalam menentukan sejauh mana Como dapat melangkah.
Kemenangan atas Lens menjadi pernyataan kuat bahwa Como bukan sekadar pelengkap kompetisi. Mereka mulai menunjukkan potensi untuk menjadi salah satu kejutan terbesar Liga Champions musim ini.