Sportify.id - Ketua umum PSSI, Erick Thohir nantikan sejarah baru tercipta di final Piala Dunia U-17 2023. Pasalnya tiga dari empat tim yang saat ini berlaga disemifinal belum pernah merasakan gelar juara Piala Dunia U-17,
Mantan pemilik Inter Milan itu, menilai dua laga seru mempertemukan antara Argentina dan Jerman dan Prancis vs Mali tersaji di Stadion Manahan, Surakarta, Jateng.
Dari semua semifinalis Piala Dunia U-17 edisi ke-19 ini, Prancis menjadi satu-satunya tim yang pernah merasakan gelar juara.
"Argentina, Jerman, dan Mali bermimpi mencetak sejarah di Piala Dunia U-17, menyusul jejak Prancis. Saya yakin dua laga semifinal hari ini akan berlangsung seru dan dramatis, tim terbaik yang akan lolos ke final. Sejarah baru akan tercipta di negara kita," tutur Erick dikutip dari rilis PSSI.
Les Bleus pernah menjadi yang terbaik di Piala Dunia U-17 2001. Dalam turnamen yang berlangsung di Trinidad Tobago, tim ‘Ayam Jantan Muda’ini sukses mengalahkan Nigeria 3-0 di partai puncak.
Sementara itu ketiga tim lainnya, Jerman dan Mali baru sebatas menjadi runner-up di Piala Dunia U-17. Die Mannschaft julukan Jerman menempati peringkat kedua pada edisi perdana, 1985.
Selain itu, Jerman juga pernah dua kali menjadi tim peringkat ketiga pada 2007 dan 2011 serta pernah sekali finis keempat pada 1997. Mali menjadi runner-up pada 2015. Mereka juga pernah finis keempat pada edisi 2017.
Sedangkan Argentina sudah lima kali lolos ke semifinal. Mereka tiga kali finis ketiga pada 1991, 1995, dan 2003. Selain itu, tim Tango dua kali menjadi tim peringkat keempat pada 2001 dan 2013.