PB ISSI atau Indonesia Cycling Federation mengirimkan 14 atlet Elite dan Junior untuk berlaga pada Asian Track Championships 2023 di Malaysia. Bernard Benyamin Van Aert,Tery Yudha, Ayustina Delia Priatna, Dhika Alief Dhentaka, Bintang Syawal, Fandi Jolata, Wiji Lestari, Ratu Afifah, Imelda adalah atlet elite sedangkan yang mewakili atlet junior adalah Rizqy, Mohammad Seylhan, Bramantya Hartono Putra, Charisma Faiz Abadi, dan Julian.
Asian Track Championship berlangsung di National Velodrome, Nilai, Negri Sembilan 14 sampai 19 Juni 2023 dan diikuti oleh atlet sepeda dari negara Taiwan, Hong Kong, India, Kazakhstan, Laos, Macau, Saudi Arabia, Singapore, Korea Selatan, Thailand, Uni Emirat Arab , Uzbekistan, dan Iran.
Nomor yang diikuti oleh Tim Balap Sepeda Indonesia adalah Men and Women Elite Omnium, Men Junior Omnium, Men and Women Elite Scratch Race, Junior Men Scratch Race, Men and Women Elite Elimination, Men and Women Team Sprint, Men Junior Sprint, Men and Women Sprint, Men Junior Sprint, Men and Women Elite Keirin, Men Junior Keirin, Men Elite Point Race, Men Junior Point Race, Men Elite and Men Junior Madison, Women Elite 500 Individual, Men Elite Kilo, Men & Women Individual Pursuit (Women 3 Klio, Men 4 Kilo).
Kejuaraan ini menurut pelatih kepala Timnas Balap Indonesia Dadang Haris Purnomo sangat penting bagi para atlet karena masuk dalam rangkaian kualifikasi olimpiade tentunya hasil yang terbaik yang harus didapat.
“Asian Track Championships ini merupakan rangkaian balapan yang juga sangat penting karena termasuk didalam kualifikasi Olimpik, oleh sebab itu harapannya atlet kita seperti Terry Yudha, Bernard Van Aert dan Ayustina bisa berada di tiga besar kejuaraan ini. “ ungkap pelatih kepala Timnas Balap Indonesia, Dadang Haris Purnomo.
Saat ini Bernard Benyamin Van Aert berada pada peringkat empat dunia untuk nomor Men Elite Omnium dengan total point 1949, Men Elite Madison Indonesia menempati peringkat 22 dunia dengan poin 3030, sementara Ayustina Delia berada pada peringkat 16 dunia Women Elite Omnium dengan poin 1392.
Dengan meraih poin sebanyak mungkin menurut Dadang Haris Purnomo maka performance para atlet akan nak di level dunia.
"Karena jika mereka berada di tiga besar peluang untuk lolos ke kualifikasi Track World Championships 2023 di Glasgow akan cukup besar, jadi sebelum ke Olimpiade harus melalui kualifikasi kejuaraan dunia dulu yang kuncinya ada di Asian Track ini.” sambung Dadang.
Tujuan dari keikutsertaan pada Asian Track Championships 2023 tersebut adalah, atlet Indonesia Cycling Federation bisa meraih poin sebanyak mungkin untuk bisa menghadapi kejuaraan level dunia berikutnya, serta bisa menaikan performance atlet di level Asia sampai dunia